Yogyakarta - Jelang pelaksanaan Muktamar XX IPM, 12-16 November mendatang di Samarinda, PP IPM mengumumkan peluncuran 10 buku. Buku-buku tersebut merupakan karya PP IPM secara kolektif, personalia PP IPM secara pribadi, maupun karya kader IPM.Buku-buku tersebut adalah :
1.
Muadzin Muda : Penafsir Makna Zaman, karya M. Khoirul Huda (Ketua Umum PP IPM 2014-2016)
2.
Jejak Peradaban, karya M. Khoirul Huda
3.
Demi Pena : Sejarah dan Dinamika IPM 1961-2016, karya Azaki Khoirudin (Sekretaris Jenderal PP IPM 2014-2016)
4.
Pedoman Persidangan, karya Bidang Organisasi PP IPM
5.
Protokoler Organisasi IPM, karya Bidang Organisasi PP IPM
6.
Fathul Lubbab : Ayat-Ayat Inspiratif; Pedoman Taruna Melati Seluruh Jenjang, karya Bidang Perkaderan PP IPM
7.
Pedoman Dakwah Generasi Z, karya Musliadi, dkk., (Bidang KDI PP IPM)
8.
Melampaui Kritis : Merawat Daya Kreatif Gerakan Pelajar, karya Fauzan Anwar Sandiah (Anggota Bidang PIP PP IPM 2014-2016)
9.
Jihad Literasi : Eksperimen Kreatif RBK, karya Fauzan Anwar Sandiah (Anggota Bidang PIP PP IPM 2014-2016)
10. Membela Teman Sebaya, karya PP IPM (2001), direvisi oleh Linta Ulinnuha Bahraine dan Nabhan Mudrik Alyaum (PD IPM Kota Yogyakarta)
Buku-buku tersebut menjadi penegas tradisi literasi di PP IPM. Dengan jumlah yang tidak tanggung-tanggung, tentunya memberikan bukti bahwa IPM siap menerbitkan buku dari waktu-ke waktu dan terus membumikan gerakan literasi di kalangan pelajar. Selain itu, tentunya 10 buku yang diluncurkan menjadi kado manis jelang penyelenggaraan Muktamar Samarinda.
"10 buku ini menjadi salah satu indikator bahwa gerakan ilmu di IPM terus berlangsung seiring berjalannya waktu. Tentunya, IPM kedepan diharapkan meningkatkan publikasi karya-karya semacam ini untuk semakin membumikan eksistensi IPM sebagai gerakan ilmu," tandas Ketua PP IPM Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan Fendi Fradana. (nab)
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "10 Buku sebagai Kado Muktamar"
Posting Komentar